twitter


Haloo Welcome to 2017!
Akhirnya VIWVIW hadir kembali setelah sekian lama tidak menulis lagi disini. HORE!!!
Selama tahun 2016 fenomena VLOG atau video blogger lagi booming dimana-mana. Mulai dari artis sampai orang biasapun ikut bikin VLOG. Bahkan gak sedikit blogger beralih ke video menjadi seorang vlogger. Butuh peralatan yang gak murah juga untuk menghasilkan vidoe yang bagus. Beberapa perlengkapan yang dibutuhkan seperti kamera, pencahayaan, mic, juga aplikasi video editor. Tapi aku tetap ngeblog dalam bentuk tulisan karena lebih efisien dibandingkan mengedit video yang butuh waktu lama. Dan untungnya di komunitas blog masih pada update blognya jadi bikin aku juga semangat untuk nulis lagi. YEAY

Sekarang aku mau bahas juga yang lagi booming nih di dunia maya. Apa ya? Kamu yang suka jual-beli pasti tau nih yang namanya Online Shop. Tapi kalau SHOPEE udah pernah denger belum? SHOPEE merupakan aplikasi jual-beli, dimana pengguna (user) SHOPEE dapat menjadi pembeli maupun penjual. Bisa dibilang sejenis dengan tokopedia, olx, bukalapak, dll. Dulu awalnya SHOPEE hanya aplikasi berbasis mobile, tapi sekarang sudah bisa dibuka di website.

Keunggulan SHOPEE yang menggiurkan semua pembeli adalah FREE ONGKIR *syarat dan ketentuan berlaku. Haha. Awalnya SHOPEE menggratiskan ongkir untuk pembelian minimal Rp. 30.000 dengan subsidisi maksimal Rp80.000. Tapi setiap bulannya akan berubah, ongkir minimal semakin tinggi dan subsidisi yang ditanggung semakin kecil. Ya, namanya juga promosi, gak mungkin berlangsung selamanya. Bayangkan aja aku pernah ngirim lip tint yang harganya Rp.40.000 tapi ongkirnya Rp. 72.000. Miris banget, kasian si SHOPEE. Tapi promosi kayak begini lebih efektif sebagai apresiasi pada user yang menggunakan app mereka daripada iklan di TV yang menghabiskan banyak biaya tapi tidak meberi keuntungan apapun pada usernya.

Nah sekarang kita bahas satu-satu step nya jadi penjual di SHOPEE ya.
1. Buat akun SHOPEE dapat dilakukan via web https://shopee.co.id/ atau mobile android dengan download app di playstore namanya SHOPEE. Pendaftaran dapat menggunakan nomor telepon / email / facebook.

2. Daftar dulu program free ongkir. Caranya temukan gambar banner yang bertuliskan Gratis Ongkir dihalaman pertama SHOPEE.
Tunggu sekitar 2 hari untuk mendapatkan ikon truk hijau bertuliskan Free disetiap produk kamu yang artinya produk kamu sudah free ongkir. Pendaftaran free ongkir hanya sekali saja tidak harus per produk. Ongkir yang ditanggung SHOPEE hanya 1 kg, jika lebih maka ditanggung pembeli. Untuk subsidi ongkir yang diberikan SHOPEE berbeda-beda setiap waktunya. Untuk saat ini dari 1 Des- 31 Jan 2017 yang ditanggung hanya Rp. 30.000, kalo lebih ditanggung pembeli, bukan penjual.

3. Setelah itu ke pengaturan/setting. Kalo pake web ke link ini https://seller.shopee.co.id -> setting. Lalu muncul tampilan seperti gambar dibawah ini, ada beberapa menu. Pada menu profil toko, buat profil toko kamu. Mulai dari foto profil, foto banner, nama toko, deskripsi toko maupun deskripsi gambar. Untuk nama toko gak harus sama dengan username akun. Kalau akun, gak bisa diubah dan akan menjadi link kamu misal https://shopee.co.id/shirvij5. Sedangkan nama toko bisa diubah setiap saat. Tapi sebaiknya jangan diubah-ubah kalau toko kamu sudah banyak pembeli dan dikenal orang banyak.


4. Pilih jenis jasa pengiriman dan berat barang pada option jasa kirim ku -> aktifkan JNE REG / OKE. Kalo kamu aktifkan dua-duanya, pembeli dapat memilih ingin menggunakan REG atau OKE saat pembelian. Tapi kalo kamu mengirimkan barang tidak sesuai dengan pilihan pembeli maka SHOPEE tidak akan menanggung ongkirnya. Jadi sebaiknya aktifkan salah satu saja biar pas pengiriman gak perlu ngecek lagi pembeli milih REG atau OKE. Bedanya OKE lebih murah karena pengiriman lebih lama sedangkan REG sebaliknya. Berat produk dapat kamu ubah saat memasukkan produk satu-persatu. Sebaiknya berat produk isikan yang sesuai dengan berat produk yang sebenarnya karena berat akan dikalikan dengan jumlah produk. Jadi kalau pembeli beli banyak, ongkir yang dibayarkan juga banyak. Kalo lebih dari sekilo maka akan ditanggung pembeli, besar kemungkinan pembeli tidak jadi beli karena harus bayar ongkir.

5. Masukkan nomor rekening bank yang aktif karena uang penjualan otomatis di transfer ke nomor rekening yang kamu input.

6. Isi alamat rumah mu dan alamat toko. Kalo alamat rumah itu untuk alamat pengiriman produk yang kamu beli. Sedangkan alamat toko itu alamat asal pengiriman produk kamu sebagai penjual ke pembeli. 

7. Saatnya upload produk jualan kamu di halaman depan :


SELESAI
Kamu sudah punya toko online ! :)
Untuk panduan tingkat selanjutnya akan dibahas di post yang akan datang.
Pantangin terus VIWVIW ya!




4 comments:

  1. Wih ngeblog lg stlh skian lama. Jd pengen.. btw layanan blog baru medium.com lbh apik sprtinya tp blm bikin sh lbh pro jg yg nulis biasanya geek

  1. Bagus banget nih buat yang mau mulai merintis bisnis kecil-kecilan ya. Gua mau mulai sih, tapi masih bingung mau jual apa haha mungkin ada ide?

    Tapi kenapa ya tiba-tiba lu muncul dengan postingan panduan di awal tahun banget hmmm

  1. Haloo, baru denger sepertinya menarik 😄, ditunggu ulasannya yaa

    -vv-

  1. Pngalaman gw selama ini sih gw selalu jual produk yang gw suka. Even kalo ga laris, msh bs gw pake 😀


    Salam
    -vv-

Post a Comment